Unordered List

Blog Archive

Sample Text

Setiap kali aku malas baca Al Quran dan buku - buku, aku selalu ingat bahwa anak - anakku kelak berhak dilahirkan dari rahim seorang perempuan cerdas lagi sholehah

Followers

Popular Posts

Search

Type your search keyword, and press enter

Ordered List

Contact Us

Name

Email *

Message *

Friday, 21 August 2015

Toko Belanjo Online, Distributor Mozarella Pertama di Tanjungpinang

      No comments   


Mozarella? Apa itu? Hehehehe terus terang saya ga tau benda apa itu yang bernama mozarella. Kalaulah bukan karena Kak Salma yang heboh itu komat kamit di sosial media soal kegalauan dan kerinduannya dengan mozarella, bisa jadi mozarella akan jadi satu dari ribuan kata lain yang ga saya ngerti artinya.

Setelah browsing di google baru deh tau mozarella itu apa. Sejenis keju yang lumer di mulut yang biasa dipake untuk topping pizza. Wiww siapa sih yang ga suka pizza *oke saya ngaku, cuma jenis pizza tertentu yang saya makan. Di zaman beginian pizza ga lagi masuk dalam daftar makanan mahal. Banyak restoran yang menawarkan pizza dengan harga irit dan cucok buat kantong, meskipun lagi akhir bulan. 



Okeh kembali ke soal mozarella tadi. Kak Salma ini jenis ibu-ibu kepo yang suka berkreasi di dapur. Maklum, sebelum menikah doi pernah kerja di salah satu restoran di Jakarta. Bukan jadi kasir atau waitressnya tapi doi jadi orang yang bertugas untuk icip icip. Kak Salmaaaaa you're so lucky.

Ya gitu deh, berawal dari hobi makan akhirnya jadi kerjaan. Ga heran sebagai tukang icip icip makanan, Kak Salma jago banget mengolah makanan yang berhubungan dengan keju-kejuan, mayonaise, macaroni daaaan bahan lainnya yang so pasti ga akan kamu temui di dapur saya yang belum punya dapur sendiri xixixiixi.

Waktu kami satu acara, Kak Salma rajin masak n bawain hasil masakannya. Awalnya saya ga berminat buat nyobain tapiiii demi menjaga kesopanan dan ketertiban ketika ditawari makanan, yaaa dicobalah dikit. Daaaan hasilnya, setengah makanan itu saya yang habiskan XD

Naaah, rupanya ada satu bahan makanan yang susah banget dicari Kak Salma di Tanjungpinang ini, yaitu keju mozarella. Wah, benarkah??? Rasanya ga ada makanan yang sulit dicari di sini. Berhubung Tanjungpinang kan bukan negeri yang pelosok banget.

Tapi rupanya bukan Kak Salma sendiri, temannya yang bernama Fita pun merasakan hal yang sama. Well, saya kenal dua orang ini suka bikin kreasi makanan gitu di dapur. Dan saya termasuk orang yang membantu mereka lho. Iya, bantuin makan. Kasian kalo ga dibantuin XD

Setelah berkeliling kota naik sepeda menjajaki swalayan yang ada di Tanjungpinang untuk menemukan mozarellah, akhirnya mereka menyerah dan berkesimpulan, mozarella ga ada di Tanjungpinang. Lalu apa yang mereka lakukan? Apa harus melaporkan hal ini pada polisi? Memasukkan mozarella dalam daftar pencarian orang hilang dan bikin selebaran di mana sekaligus nge broadcast setiap kontak di BBM??

No!!

Kesedihan itu dijawab Kak Salma dengan BISNIS MOZARELLA. Euuyyy emang dasar ibu-ibu kepo yang suka bisnis. Semua kegalauannya berubah menjadi bisnis. 


Yaps, Kak Salma yang juga owner Toko Belanjo Online itu akhirnya memutuskan dan menetapkan bahwa, doi harus jadi distributor mozarella pertama di Tanjungpinang!!

Tring!!! Dalam hitungan waktu mozarella mozarella itu pun berdatangan ke Tanjungpinang ini. Well, siapa yang ga tergiur untuk langsung mendapatkannya. Ada begitu banyak daftar makanan yang bisa dibuat dengan menggunakan mozarella. Pasta, Lasagna, Fetucini, Roast Chicken, Steak Beef, Burger, Hotdog, Nasi Goreng, Moza Stick (dipotong stick & dibalur tepung roti lalu digoreng), Roti Bakar, Roti Goreng, aneka Risoles, Martabak dan lain-lain.

Eh tunggu dulu, kira-kira mozarella bisa ditambahin dalam adukan rendang lebaran ga??? *abaikan

Ga nyampe berapa hari, di sosial media saya udah seliweran aja tuh hasil kreasi makanan yang dibuat teman-teman. Hmmm yummy!!!!!  Jadi pengen coba bikin sendiri xixixixiiii



Nah buat kamu yang pengen kreasi sendiri di rumah dapatkan keju mozarella ini di Toko Belanjo Online yang beralamat di :
Komplek Taman Mekarsari 1 blok C-12 Km.7 Tanjungpinang, Kepri
083893161264 (Salma Aziz) pin : 54860B30

Selamat mencoba!!!!

Dua Hari di Solo

      No comments   

Yeayyyy dapat izin juga dari bang Rio untuk pergi bareng Eka ke Jogja. Gantian, hari Senin lalu bang Rio udah ninggalin saya di rumah karena harus pergi meeting di Jakarta. Emang siih cuma sehari, tapi sebagai pengantin baru, sehari itu rasanya lama banget XD. Oke oke stop lebaying. 

Awalnya susah untuk dapat izin buat ke Solo. Mau nawarin Eka tidur di rumah bingung juga ntar bang Rio tidur di mana hahahha soalnya kami tinggal di tempat yang lebih tepat disebut sebagai kos-kosan.  

Saya diantar bang Rio ke stasiun Tugu sekitar jam 10 lalu dia balik lagi ke kantor. Sekitar jam 11 kereta Prameks yang dinaiki Eka tiba di Jogja. Waaah senangnya melihat Eka yang datang dari Solo sambil bawa ayam goreng titipan Ibu. 



Dari stasiun Tugu kami jalan kaki menuju Malioboro sambil bercengkrama. Waah udah kayak backpackeran berdua 
Eka. 
Di saat kami jalan itu ternyata ada keramaian di depan gedung D
PR
D Provinsi 
DI
Y. 

Dadakan ke Pantai Baron, Gunung Kidul

      2 comments   

Sekali lagi harus menghadapi sifat suka dadakannya bang Rio. Liburan kali ini emang panjang. Dari hari Sabtu sampe Senin karena bertepatan dengan 17 Agustus.

Karena beberapa hari lalu udah jalan ke Solo bareng Eka and Masyitah, jadi minggu ini pengennya di rumah aja. Dan memang hari Sabtu - Minggu itu cuma d rumah aja. Seolah malas untuk bergerak keluar. Keluar juga cuma nyari makan trus pulang.

Tapi minggu sore itu setelah sholat ashar bang Rio udah siap siap mau pergi. Ya udahlah, ayok pergi jalan.

Momen berdua aja emang ga boleh dilewatkan, apalagi akhir Agustus kami udah mulai menjalani LDR-an xiixixiiii

Seperti biasa, ke mana kami akan pergi jarang saya tanyakan. Biarlah hal itu jadi kejutan. Kadang sebelum pergi bang rio udah ngasih tau tujuannya.

Di tengah jalan bilangnya mau ke Gunung kKidul. Okeh, yang saya bayangkan adalah seperti ke Merapi beberapa waktu lalu. Tak begitu jauh. Kami jalan dari jam 4 sore.

Daaaaaaaaaaan perjalanan itu lama banget -_- pinggang sakit. Belum lagi di beberapa titik jalannya ga mulus. Ngantuk. Kita mau ke mana sih, bang T_T

Tapi sakitnya itu terbayarkan!!! Begitu kami masuk ke jalan entah apa namanya. Jalan kecil berkelok dan menanjak menandakan kami mulai masuk daerah pegunungan. Ditambah dengan udaranya dingin. Dan eike ga bawa jaket!

Begitu melihat pemandangan yang masya Allah luar biasa ituuuu sakit hilang, dinginnya engga siih. Sepanjang jalan saya cuma bisa bilang, "Wuaaaahhh!!!!" dengan noraknya.

Semakin dekat saya melihat banyak penunjuk jalan, Pantai Parangtritis, Pantai Baron dan lain lain. Pantai???? Bukannya kita mau ke gunung? Gimana sih?

Rupanyaaa pantai itu terletak dekat gunung. Appah??!!! Emang pantai sama gunung bisa deketan?

Dan seperti ketika pergi ke Parangtritis lalu saya cuma melongo. Pantai-pantai di sini rupanya dikelilingi gunung. Yang makin aneh adalah udara yang dingin. Sumpe lo di pantai kok adem gini?

Okeh seperti kata bang Rio, saya emang anak pulau -____-

Selama ini saya berpikir kalo pantai dan gunung ga akan bisa deketan. Hewww....

Sayang kami nyampenya udah sore banget, perjalanannya makan waktu satu setengah jam. Nyampe pantai udah jam setengah 6

Tapi masih rame banget. Lumayanlah.... Tapi soal pasir dan pantainya, saya masih merindukan Trikora. Di sini pasirnya coklat dan pengunjung hanya boleh mandi di pinggir pantai. Ga boleh ke tengah dikit karena ombaknya yang berbahaya. But untuk pemandangan, boleh tahanlaaaah...

Lain kali datengnya agak siangan biar bisa naik ke mercusuar :D

Wednesday, 12 August 2015

Pengen Jadi Blog yang Berkualitas

      3 comments   

Baru aja baca tentang blog yang berkualitas dari postingan salah satu emak blogger. Rasanya tertohok sana sini. Jujur tiap baca postingan yang ada ngomongin alexa rank, google adsense, SEO dan istilah lainnya saya sama sekali ga ngerti. Oke mungkin lebih tepatnya belum ngerti. 

Untuk para blogger profesional dan berpengalaman, punya traffic tinggi itu penting. Menaikkan jumlah kunjungan adalah sebuah kewajiban. Hmmm jumlah kunjungan akan mempengaruhi kepopuleran sebuah blog. Dan yang lebih penting adalah ini bakalan menarik perhatian para pemilik iklan untuk pasang iklannya di blog kita. Hehehee lumayan buat jadi passive income

Tapi ya gitu, buat jadi blog yang menarik untuk dipasangin iklan, isi nya harus berkualitas dulu. Atau minimal blog berisi hal-hal informatif jadi pembaca dapat pengetahuan juga. Nah blog saya nih, isinya curhat melulu -_- 

Sebenarnya ga mesti punya tulisan berkualitas tinggi sih buat jadiin blog kita banyak pengunjungnya. Berdasarkan pengamatan mereka yang punya pengunjung banyak adalah blog-blog yang konsisten diupdate. 

Iya itu aja, kuncinya rajin nulis, rajin update dan rajin share di medsos. Kemudian, ga mesti juga harus pake EYD nulis di blog, jadi diri sendiri aja. Itu bakalan jadi branding tersendiri. Cuma saya kadang masih suka malu untuk share di media sosial karena isi blog curhatan aja hehe

Mungkin setelah ini harus lebih meningkatkan percaya diri aja untuk share tulisan-tulisan di medsos, apa pun tulisannya. Bisa jadi peningkatan percaya diri berbanding lurus dengan meningkatnya kunjungan di blog xxixixixiii

Thursday, 6 August 2015

Merapi, Oneday yah

 ,      6 comments   

Ini sih jalan dadakan. Hari Senin lalu harusnya bg Rio ke Jakarta buat ikutan meeting di sana. Sayang, meetingnya diundur minggu depan. Padahal tiket udah dibeli. Biarin, kan kantor yang bayarin xixixii

Gegara pulang kantor lebih cepat malah diajak buat jalan-jalan. Bang Rio emang suka yang dadakan. Habis ashar disuruh cepat cepat siap karena perjalanan ke Merapi cukup jauh. Ya udahlah pake baju seadanya karena lagi pada di laundry

Sebelum pergi nge GPS dulu. Jujur sih, setelah nikah baru ngeh banget fungsi GPS. Hahahaa rada katrok aja sampe malu sendiri dengan bg rio. Agaknya dia pikir ini anak dari dunia mana sih, gps aja ga ngerti fungsi nya buat apa. Makasih -_-

Tengah perjalanan eeh ban motornya kempes. Ngerasa bersalah berlipat ganda. Apa motornya nyerah bawa saya? Ngambek? Segitu beratkah dirikuyuuuuu T_T

Alhamdulillah bisa juga ke Merapi. Walo bukan di jalur pendakian tapi bersyukur banget lah. Kata bg rio, dari sekian banyak orang yang dia bawa ke sana, saya termasuk yang beruntung karena saat itu merapi jelas terlihat, ga tertutup awan.

Brrrrr dinginnya udara di sana. Telinga saya seperti berada di atas pesawat. Telan ludah dulu baru normal lagi. Dinginnya bikin beku, okeh agak lebay. Tapi dingin!!!

Tangan dan pipi udah kayak ditimpuk es batu. Dingin sekali. Harusnya dihangatkan sama bang rio, dipegang kek apa kek, tapi doi cuek aja tuh. Ou em ji!!!!

Kami foto-foto di tempat yang lebih cucok sya bilang kalo itu adalah tepi jurang. Ou yeah selama berfoto saya cuma berdoa, ya Allah selamatkan kami jangan sampai terpeleset. Tempatnya ga begitu berbahaya sih, tapi tetap aja di bawahnya jurang

Saya ingat kasus kasus selfie yang berujung malapetaka. Paling anyar soal mahasiswa yang jatuh dari kawah merapi beberapa bulan lalu. Dari tempat kami foto foto saya bisa melihat puncaknya yang bisa jadi di sanalah mahasiswa itu dulu. Duh merinding!

Begitu azan maghrib kami turun untuk nyari mesjid. Gubrak banget entah karena ga jeli, ga banyak mesjid yang saya lihat di tepi jalan. Jadilah akhirnya kami sholat di pom bensin. Dan ternyata banyak juga yang sholat di sana. Mushallanya nyaman sekali

Yah, berharap suatu hari bisa ikut pendakian gunung merapi. Amin!!!!