Unordered List

Blog Archive

Sample Text

Setiap kali aku malas baca Al Quran dan buku - buku, aku selalu ingat bahwa anak - anakku kelak berhak dilahirkan dari rahim seorang perempuan cerdas lagi sholehah

Followers

Popular Posts

Search

Type your search keyword, and press enter

Ordered List

Contact Us

Name

Email *

Message *

Saturday, 31 January 2015

Kuncinya Banyak Membaca

Suatu waktu ada yang bertanya begini, "Lalu bagaimana kita bisa membedakan bahwa ini adalah cara ibadah yang benar dan ini adalah yang salah, tidak sesuai dengan yang Rasulullah SAW"

Di antara kita belum seorang pun yang pernah bertemu dengan Rasulullah SAW selain para sahabat dan masyarakat yang hidup di masa itu. Tentu kita tak melihat langsung bagaimana cara beliau beribadah seperti sholat dan sebagainya.

Wednesday, 28 January 2015

(Behind the Scene) Visa dan Professor Margaret Kartomi

      2 comments   
Hmmm ga ada hubungannya siih antara visa dan professor ini, bingung aja mau kasih judul kecil apa. Tulisan di atas adalah tentang kegiatan di Melbourne, kali ini adalah behind the scene nya *cut!


Sebelumnya silahkan baca tulisan Gurindam 12 di Melbourne Australia ini dulu ya



Pergi ke luar negeri itu cita-cita kita semua (yeah!). Bukan engga cinta Indonesia tapi boleh dong melihat Negara lain, bumi Allah ini luas dan semoga kita mampu menjejaki kaki di setiap sudutnya. Amin!!!!

Ada banyak kemudahan yang Allah SWT kasih pada Kak Dwi dan kawan-kawan, mulai dari kesempatan, keselamatan dan juga kelancara selama acara. Salah satunya adalah dalam pengurusan passport dan visa. Aku sendiri belum pernah mengurus dua hal ini, doain tahun ini ya (nikah, wisuda dan keluar negeri aigoooooo, what an incredible life!!!).

Gurindam 12 di Melbourne, Australia

      8 comments   
Assalamu’alaikum apa kabar teman, lama aku engga nulis di blog. Saking lama ditinggal sudah dihinggapi banyak lalat hehe…

Kali ini aku punya cerita tentang perjalanan luar biasa seorang teman yang sekaligus dilakukan untuk mempromosikan kebudayaan Melayu Kepulauan Riau di Universitas Monash, Melbourne Australia. Weel for not wasting the time let me begin *telling story mode on
Dwi Saptarini bersama Professor Margaret Kartomi dan WNI asal Medan yang udah lama tinggal di Ausie


Berawal dari email yang diterima Kak Dwi yang berisi undangan untuk menghadiri acara symposium internasional budaya Melayu di Australia. Woww kebayang bergetar-getarnya handphone yang lagi disilent *abaikan

Nah Alhamdulillah Profesor Margaret Kartomi yang

Tuesday, 27 January 2015

Memahami Fahri Hamzah dengan Kaca Pembesar

 “Islam merupakan suatu sistem komprehenshif, atau dalam bahasa Arab disebut al-Diin sehingga dikenal dengan Diinul Islaam. Pengertian  Diin sendiri melingkupi segala permasalahan yang melintas batas material spiritual, pribadi dan kemasyarakatan, dan dengan sendirinya dunia dan akhirat. Dengan demikian, Diinul Islaam bukanlah semata sebuah agama, dan Diinul Islaam tdk semata mengurusi akhirat.

(Fahri Hamzah, Negara, Pasar, dan Rakyat, h.353)

***

Barangkali sementara rekan akan sulit memahami pandangan saya terhadap Fahri Hamzah, Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) pertama, yang kemudian menjadi politisi muda “kontroversial” dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Saya katakan sulit dipahami, karena

Sunday, 18 January 2015

25 Tahun

      1 comment   

Akhirnya sudah 25 tahun ya tanggal 8 Januari 2015 ini. Rasanya? I cant explain it by words. Hanya saja meski dalam hitungan angka sudah sangat dewasa, tentu secara prilaku tampaknya ga sama dengan umur yang dianut *bukan agama

Mereka ini salah satu kelompok mentoring hasil tangkapan ahahaa maaf kalo bahasanya tangkapan. Berawal dari inisiatif masing-masing untuk berkumpul n mentoring lagi melanjutkan kegiatan yang udah mereka geluti dari SMA.

Wednesday, 7 January 2015

What's Your First Priority?

      No comments   
Aku tak bisa berpikir dan memprioritaskan segala sesuatunya dengan benar. Segala teori fiqih prioritas menghilang entah ke mana meski sebelumnya aku juga tak melakukan semuanya sesuai dengan aturan yang berlaku. 

Kesalahan adalah sesuatu yang wajar, namun ketika ia terjadi terus menerus maka aku harus bertanya mengapa kesalahan yang sama terulang terus menerus dalam waktu yang berdekatan. Ketika aku tak lagi mampu membuat skala prioritas dalam aktivitas, kutakut kerusakan diri menjadi semakin besar. Khawatir ia tak bisa kembali seperti semula. 

Ibarat seorang laki-laki yang terbiasa melampiaskan kemarahannya dengan memaku dinding rumah belakang yang terbuat dari kayu. Sengaja memang dibuat begitu untuk membuat ia menghilangkan kemarahannya. Menghindar dari berbuat sesuatu yang bisa berakibat fatal karena dipicu kemarahan yang tak seberapa. Setelah ia tenang, paku-paku itu ia cabut kembali. Tetap saja, tempat yang terpaku tak akan pernah bisa kembali rata seperti sedia kala. 

Mencoba mencari jalan keluar dari labirin yang mungkin sebenarnya sangat kecil. AKu tak sedang berada dalam labirin seperti yang dihadapi oleh Harry Potter dan tiga peserta Goblet of Fire lainnya. Di sini tak ada jebakan yang mematikan apalagi piala yang bisa membuatku berpindah ke dunia lain dan menyaksikan pemandangan yang mengerikan kebangkitan Voldemort. 

Tantangan itu adalah aku bisa mengalahkan diri sendiri. Mengalahkan segala keinginan yang tidak pada tempatnya dan tidak pada waktu yang tepat pula. Begitu banyak hal yang ingin dilakukan, tapi sayang saat ini bukan itu yang harus kulakukan. Ayolah, meraih perdamaian ini tak sesulit anak-anak Palestina berjuang mempertahankan tanahnya. Harusnya aku malu. 


Tuesday, 6 January 2015

Toy feat Sung Si Kyung - Three People

      No comments   


manheun saramdeul bunjuhan insa uri modu moin ge eolma manin geonji
hayan deureseu, meosisseojin nyeoseok jeongmal jal eoullyeo oraen nae chingudeul chukhahae

gieongnaneunji uri cheoeum mannan nal saeroun kkum sijakdoen 3worui kaempeoseu
eojjeomyeon geuttae naneun aranna bwa neo ttaemune utgo ulge doel nareul

nunbusin seumu sal geu sijeol uri yeoreumnarui mellodi
gaseumsoge neul sum swineun punggyeong hana
nae chingu cheoeum sogaehadeon nal mwonga dalla boideon neoui pyojeong
neon sijagieonna bwa

dulmanui bimiri, darmainneun maltuga,
chinguraneun seulpeun mari nal meomchuge mandeureo
malhal su eomneun naui gobaek, yonggil nael su eopdeon sumanheun nal
neoui yeonineun nae oraen chingu

chukbogui norae kkochip heutnallimyeon
nunbusin neoui moseup eolmana yeppeulkka
maeil yeonseuphaetdeon mal ijen annyeong

nunbusin seumu sal geu sijeol uri yeoreumnarui mellodi
ajik uril jikyeojun namanui yaksok
sul chwihae honja biteuldaedeon bam uri set ujeong jikyeonaejan yaksok
naegen sarangieosseumeul

dulmanui bimiri, darmainneun maltuga,
chinguraneun seulpeun mari nal meomchuge mandeureo
malhal su eomneun naui gobaek, yonggil nael su eopdeon sumanheun nal
neoui yeonineun nae oraen chingu

neoege hago sipeun mal neomchyeoheureuneunde neoman bomyeon nae mam chumeul chuneunde
moreuneun sai beeobeorin sangcheoga neol bomyeon jakku apa

jeo muni yeollinda geunyeoga deureoonda
nan gogaereul deul su eobseo ireoke joheun nare
useul subakke eomneun saram, eonjena nal bangineun du saram
namgyeojin naui sarang

o.. naui cheongchuni meoreojinda
du son kkok jabeun chaero
geutorok wonhaetdeon oneureul, nae sojunghan geunyeoui naeireul
naui oraen chinguyeo butakhae

English Translation

All these people, busy saying hello
How how has it been since we got together?
You’re wearing a white dress, he’s gotten more handsome
You two look so good together
Congratulations, my old-time friends

Do you remember when we first met?
On campus in March, when new dreams were beginning
Maybe that was when I knew
That I would laugh and cry because of you

The dazzling days of our twenties, our summer day melody
The one scene that always breathes in my heart
The day I first introduced you to my friend, your face looked somewhat different
Maybe that was the start for you

The secrets between you two, how you started talking like each other
The sad words that I’m just a friend, made me stop
My confession that I couldn’t say
The many days I couldn’t take courage
Your love is my old-time friend

When the song of congratulations and the flower petals scatter
How pretty will your dazzling face be?
Words I practiced every day, goodbye now

The dazzling days of our twenties, our summer day melody
My promise that still protected us
The night I got drunk and swayed, the promise that the three of us would always be friends
To me, that was love

The secrets between you two, how you started talking like each other
The sad words that I’m just a friend, made me stop
My confession that I couldn’t say
The many days I couldn’t take courage
Your love is my old-time friend

Words I want to tell you, they overflow
When I see you, my heart dances
But the scar that cut me without knowing
Keeps hurting when I see you

The door is opening, she is coming in
I can’t lift up my head, on this good day
One person who has no choice but to smile
Two people who are always happy to see me
My love that remains

Oh, my youth is getting farther away
As I tightly hold your hands, I ask you
Today, the day she wanted so much
The tomorrow of my precious love
Please take care of it for me, my old-time friend

Thursday, 1 January 2015

Koleksi Deaz

      No comments   
Untuk pertama kalinya kami mendapat pesanan untuk Koleksi Deaz setelah beberapa minggu lalu memutuskan untuk menjual koleksi drama yang ada di laptop. Berhubung ia minta 2 drama maka kami harus kerja lebih ekstra untuk dapatkan filenya. 

Well, ide koleksi  deaz ini muncul setelah aku mengikuti pelatihan blogger beberapa waktu lalu. Saat itu instrukturnya berpikir apa yang bisa ia jual dari laptop untuk mendapatkan tambahan pemasukan. Dari sini aku bersama seorang teman memutuskan untuk menjadikan hobi kami sebagai sumber pemasukan. 

Kami sudah berteman dari SMA, bahkan hampir dua tahun selalu duduk sebangku. Aku dan dia mempunyai kebiasaan yang sama yaitu salah satunya menonton drama dan variety show korea. Hmm dan kami punya koleksi cukup banyak di laptop. 

Lalu suatu hari kupikir mengapa tak kujadikan saja ini sebagai lahan usaha. Mencoba ga ada salahnya. Pun setelah sepupuku bercerita tentang temannya yang juga punya jenis usaha serupa. 

So, kami menyediakan berbagai jenis film, drama dan variety show yang berasal dari korea. Ada sih beberapa drama Jepang, tapi kebanyakan korea. Koleksi ini kami jual dengan cara pemindahan file dengan menggunakan flash disk. So sekalian silaturahim :D 

Untuk daftar koleksi, kami sudah buatkan blog tersendiri yaitu klik di Koleksi Deaz. Nah untuk koleksi yang belum ada dalam daftar itu pemesanan bisa dilakukan. Tentu perlu waktu hehehe...