Unordered List

Blog Archive

Sample Text

Setiap kali aku malas baca Al Quran dan buku - buku, aku selalu ingat bahwa anak - anakku kelak berhak dilahirkan dari rahim seorang perempuan cerdas lagi sholehah

Followers

Popular Posts

Search

Type your search keyword, and press enter

Ordered List

Contact Us

Name

Email *

Message *

Wednesday, 8 October 2014

[Korean Drama] The First Wives Club

      No comments   
Aku senang akhirnya drama ini tiba pada satu situasi di mana pemeran utamanya yang dikhianati oleh pasangan mereka mencapai satu titik terang. Ketimbang bercerai dan memarahi suami mereka habis - habisan, akhirnya mereka memilih sebuah rencana balas dendam. Hidup bersama dan perlahan menghancurkan hidup para suami.

Hwa Shin, setelah dengan mata kepalanya sendiri melihat Won Soo sang suami membawa selingkuhannya ke rumah menyadari benar bahwa ia telah berada di jurang paling dasar. Ia tak punya pilihan selain bangkit menghadapi suami dan wanita murahan tersebut. Ia berjanji pada dirinya sendiri akan membuat Won Soo menyesali perbuatannya sehingga ia akan berlutut pada Hwa shin kemudian.

Sementara itu hal yang sama pun terjadi pada Bok soo. Di awal ia yang akan menceraikan Ki juk, sang suami, merubah pikirannya. Di detik akhir ia teringat pada pertemuan pertama ia bersama Ki juk yang ketika itu adalah mahasiswa kedokteran yang super culun dan hanya terfokus pada buku - buku kuliahnya.

Di malam ia melihat Ki juk dan Na mi bersama di taman, ia memutuskan untuk berhenti bersabar dan mulai merancang rencana balas dendam yang akan menghancurkan hidup keduanya, terutama Ki juk yang telah tega mengkhianatinya.

Aku setuju dengan sikap yang diambil kedua orang ini. Meski aku tidak mengetahui bagaimana rasanya dikhianati oleh orang yang telah berikrar untuk setia, sehidup semati di hadapan Tuhan, namun sikap ini sungguh pantas.

Memang sebuah perselingkuhan tidak akan terjadi hanya karena kesalahan satu pihak. Tentu pihak yang dikhianati juga punya andil. Hanya saja, kupikir selingkuh adalah cara pengecut yang tak mampu menyelesaikan masalah dengan pasangan sah nya.

Seperti Won soo yang mungkin merasa menikahi Hwa shin hanya karena ia telah hamil duluan padahal ia sama sekali tidak mencintainya. Sikap Hwa shin yang terlalu gampang curiga hingga harus menelpon teman sekantornya satu per satu mungkin adalah salah satu penyebab yang memicu terjadinya perselingkuhan itu. Hanya saja bagiku, selingkuh bukan cara yang tepat. Won soo hanya tak ingin berkomunikasi dengan istrinya sehingga ia tak memiliki keberanian sama sekali untuk bertindak tegas agar Hwa shin tak lagi melakukan cara - cara aneh.

Ah.... drama ini membuatku belajar tentang banyak hal. Jika suatu hari pasanganku berselingkuh (na'udzubillah) mungkin aku akan melakukan hal yang sama seperti Hwa shin dan Bok soo. Atau setidaknya seperti Kil uk yang menolak menceraikan istrinya karena ia tak ingin anaknya, In pyo, memiliki ayah atau ibu tiri sebagai akibat perceraian mereka.

0 comments:

Post a Comment